FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNTAG BANYUWANGI CETAK MAHASISWA PENGUSAHA

image

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNTAG BANYUWANGI CETAK MAHASISWA PENGUSAHA

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIK pti 22/12/2018

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Untag Banyuwangi Cetak Mahasiswa Pengusaha

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Untag Banyuwangi sangat memperhatikan kompetensi mahasiswanya. Hal ini dibuktikan dengan menyelenggarakan gelar produk dan seminar kewirausahaan pada hari jumat lalu. Ada 100 lebih mahasiswa yang terbagi dalam 50 kelompok yang memamerkan bisnisnya masing – masing. Ada yang berbasis produk hingga jasa. Mereka adalah mahasiswa semester akhir yang menempuh mata kuliah kewirausahaan. Para praktisi bisnis pun juga didatangkan untuk memberikan seminar di Auditorium Untag. Adapun yang menjadi pembicara seminar antara lain Syaugi S.T., M.Kes, Owner RS Yasmin Banyuwangi, Darmawati Sudirman, Pakar Financial Literacy, dan Mr. Lee Sungho, CEO Sangwan Trading, Co., Ltd, pengusaha korea yang membuka usaha di Indonesia termasuk Banyuwangi.  Ketiganya menyampaikan materi dengan pengalaman bisnisnya. Karena yang didatangkan adalah orang – orang yang memang telah terbukti berhasil, 400 kursi peserta yang disediakan penuh terisi. Bahkan meski tidak disebarkan secara massive, setelah dua hari publish kuota sudah habis.

Adita Taufik W, Wakil Dekan III FKIP Untag menjelaskan bahwa para pemateri yang didatangkan memang sengaja adalah orang – orang yang telah membuktikan diri. Mereka kita minta bercerita soal lika liku bisnisnya yang tidak instan dan penuh proses. Terutama agar pula mahasiswa memahami bagaimana cara mengembangkan usaha meski dengan modal terbatas. Juga agar mahasiswa paham bagaimana strategi untuk membuat bisnisnya menjadi layak. Sehingga hasil perkuliahan tidak hanya selesai pada tataran teori, proposal, dll. Melainkan mempraktikan pengetahuannya langsung dilapangan  sekaligus belajar praktisi yang telah berhasil. Tuturnya.

Adapun  materi yang dibawakan, Syaugi bercerita bahwa bisnisnya saat ini juga tak semuanya dibangun dengan modal uang tapi bisa dengan membangun kesepakatan – kesepakata tertentu. Owner dari Yasmin dan sekaligus Garden Resto dan D’cinnamon Cafe ini menekankan bahwa karakter adalah hal yang paling penting. Selain itu, sebagian besar dari kita seringkali tidak dikenalkan tentang konsep uang sejak kecil. Kita diminta belajar hal – hal yang sebagian tidak dipakai. Akhirnya setelah dewasa kita terlambat memulai untuk mencari uang sehingga lebih lambat pula untuk sukses.

Darmawati Sudirman menjelaskan tentang karakter dan kebiasaan orang kaya.  Pemiliki beberapa group bisnis yang sering berkeliling indonesia memberikan konsultasi bisnis dan pernah membantu Brand Kebab Baba Rafi dari kebangkrutan ini menjelaskan bahwa orang kaya itu memiliki pola. Selama kita tidak melakukan pola ini, sulit bagi kita untuk jadi kaya, tuturnya.

Mr Lee Sungho bercerita tentang potensi indonesia yang luar biasa. Pengusaha korea yang tidak begitu lancar berbahasa indonesia ini menyatakan Ia Jauh – jauh datang ke Indonesia karena banyak sumber daya di Indonesia yang dibuang begitu saja padahal di Korea bisa digunakan untuk berbagai hal. Maka seharusnya kita harus jeli melihat peluang. Ia memiliki beberapa cabang kantor di Indonesia yang mengekspor berbagai komoditas ke Korea untuk dijadikan berbagai produk, katanya.
Sembari seminar, banyak pula pengunjung lain yang mendatangi stand pameran mahasiswa. Banyak pula yang sampai stoknya habis meski baru buka 2 jam. Akhirnya, pengunjung yang tidak kebagian harus memesan terlebih dahulu. Ini membuktikan bahwa bisnis hasil kreasi mahasiswa FKIP Untag sudah cukup layak untuk dipasarkan pada masyarakat.

Dra. Triana K. Santi, M.H., M.Pd sangat mengapresiasi karya mahasiswanya. Semoga semakin banyak karya kreasi mahasiswa yang bisa dihasilkan dari perkuliahan. Bahkan Wakil Rektor III Untag Banyuwangi. Dr. Herdiana Dyah Susanti, M.T.  yang hadir membuka kegiatan ini menjanjikan pendampingan lebih lanjut bagi mahasiswa yang serius untuk masuk dalam Inkubator Bisnis dan Teknologi Untag agar ada perbaikan dan memiliki sentuhan teknologi dalam usahanya. Tuturnya.
Kegiatan ini ditutup dengan penyerahan sertifikat juara pameran bagi mahasiswa yang memiliki produk paling inovatif. Adapun juara I adalah SiFruiti, Juara II O’Chese Cake, dan Juara III Kacang Soem’ 70.


Ingin bergabung dengan kami, segera lakukan pendaftaran !