DOSEN FKIP UNTAG BANYUWANGI IKUTI WORKSHOP DI MALAYSIA

image

DOSEN FKIP UNTAG BANYUWANGI IKUTI WORKSHOP DI MALAYSIA

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN pti 21/08/2018

Semakin banyak kegiatan internasional yang dilakukan oleh Untag Banyuwangi. Salah satunya adalah Worskshop yang diikuti oleh tiga dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) selama dua hari pada tanggal 19 – 20 Agustus kemarin di Universiti Sains Malaysia (USM), di George Town, Penang, Malaysia. Kegiatan ini tidak hanya diikuti dari para peserta dari malaysia, melainkan beberapa universitas di Indonesia dan Brunei Darussalam.

Adita Taufik W, M.Pd, Wakil Dekan Bidang Kerjasama dan Riset FKIP Untag Banyuwangi yang juga ikut dalam kegiatan ini mengatakan bahwa para peserta dari workshop ini adalah undangan khusus tindak lanjut dari kegiatan International Teaching Practicum (ITP) beberapa bulan lalu.  Dimana Untag Banyuwangi menyalurkan 6 mahasiswa dari USM untuk praktik mengajar di Banyuwangi. Setidaknya ada 20 orang peserta dari tiga negara yakni Indonesia, Brunei, dan Malaysia yang bergabung. Data yang diperoleh dari hasil observasi bersama antara dosen USM dan Untag Banyuwangi kemudian dibahas bersama dalam pertemuan ini untuk ditulis sebagai artikel ilmiah yang  dipublish dalam jurnal internasional terindeks scopus. “salah satu kegiatan penting bagi para akademisi adalah join riset. Dua hari di USM kami habiskan dengan menulis sepanjang hari. Dan kolaborasi ini tidak hanya dilakukan berdasarkan data – data dari kegiatan ITP, melainkan pula data dari topik lain yang dimiliki oleh masing – masing pihak. Dengan demikian ada transfer pengalaman dan pengetahuan dari para akademisi USM ke Untag Banyuwangi karena para peserta dari USM rata – rata sudah profesor dan memiliki jejak akademis internasional yang panjang,” tandasnya.

Dalam kegiatan ini, Universiti Sains Malaysia berkomitmen untuk aktif berkolaborasi dengan universitas di Asean dan Asia Selatan karena banyak hal yang bisa ditulis bersama. Adapun tema penelitian yang dikembangkan dalam workshop ini adalah perbandingan kurikulum, clasroom action research, proses pembelajaran, strategi pembelajaran, hingga aplikasi teori sosial dalam memahami fenomena dalam pembelajaran. Meski seharusnya ada peserta pula dari Bangladesh dan Maladewa yang kemarin tidak hadir, namun proses diskusi di waktu santai juga berlangsung gayeng. Para peserta  banyak berdiskusi soal dinamika pendidikan di masing – masing negara dan proses pemecahannya. Hal ini membuat mereka dapat saling bertukar pengalaman dan pengetahuan untuk dibawa ke negara masing – masing.

Dekan FKIP Untag, Dra. Triana K. Santi, M.H., M.Pd, menjelaskan bahwa kegiatan semacam ini sangat penting. Karena dengan interaksi internasional, kualitas dosen FKIP akan terus tumbuh.  Jika kualitas dosen semakin baik, maka mahasiswa yang kuliah di FKIP juga akan semakin besar peluangnya untuk mendapatkan pengalaman belajar yang berkualitas. “Kedepan, kita akan upayakan secara rutin mengirim dosen FKIP untuk mengikuti short course, workshop, seminar, hingga studi lanjut diluar negeri, agar kualitas pembelajaran di FKIP Untag Semakin baik”, Tuturnya.

Ingin bergabung dengan kami, segera lakukan pendaftaran !